Total Tayangan Halaman

Jumat, 13 September 2013

Nabi Adam, Ibrahim, Musa, Isa sampai Muhammad beragama Islam |

Nabi Isa merupakan salah satu Nabi dan Rasul Islam. Ia beragama Islam. Ia Muslim serta menyebarkan agama Islam kepada kaumnya. Ia bukanlah orang Kristen, karena agama Kristen dan penuhanan Nabi Isa baru ada 3 abad setelah pengangkatan beliau. Agama Kristen, dan pengangkatan serta pelantikan Isa sebagai tuhan hanya melalui permusyawaratan antar-manusia pada Konsili Nicea pada di ke-3 M.

Nabi Isa adalah manusia biasa, layaknya kita, ia makhluk Allah yang diciptakan dengan tiupan roh dan firman Allah: "kun" (jadilah!), maka kehendakNya pun terjadi. Sebagaimana pula kita diciptakan dengan roh dan firman Allah: kun! (jadilah!) maka kitapun terjadi.

Ia lahir dari rahim seorang gadis perawan yakni Siti Maryam. Maryam adalah seorang muslimah yang berakhlak mulya dan tak tersentuh oleh lelaki yang bukan muhrim, yang diasuh oleh Nabi Zakariya. Saat dewasa Maryam suka menyendiri di tempat ibadah, tepatnya di Masjidil Aqsa.

Sejak dalam buaian, Isa dapat berbicara. Mukjizat ini Allah berikan, karena setelah melahirkan, Maryam berpuasa dari berbicara. Sehingga Maryam menunjukkan pada Isa di saat dituduh telah berzinah. Isa pun berkata dalam buaiannya:

''Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi yang di berkati di manapun aku berada, dan Dia (ALLAH) memerintahkankuuntuk mendirikan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup''.
(Q.s;maryam/19:30-31)

Setelah Nabi Isa diangkat menjadi Nabi dan Rasul, ia menyiarkan agama Islam pada kaum Yahudi. Ia mengajak kaum Yahudi agar kembali menyembah Allah serta menjauhi taghut (sesembahan selain Allah).

Nabi Isa juga mengajarkan shalat, zakat, puasa dan haji bagi yang mampu sebagaimana syariat Nabi Ibrahim, terhadap mereka. Salah satu ajarannya pula memberi kabar akan datangnya Nabi Muhammad.

“Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab sebelumku,yaitu Taurat danmemberi kabar gembira dengan datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahku yaitu Ahmad (Muhammad).”

Diantara mereka yang masuk Islam adalah ke-12 sahabat Isa dari Al-Hawariyyin, Israel. Mereka adalah Muslim. Mereka tidaklah menyembah Nabi Isa, melainkan menyembah Allah Yang Maha Esa, sebagaimana disebut di dalam Al-Qur'an.

"Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran dari mereka (Bani Israil) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk menegakkan agama Allah?"
Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong agama Allah. Kami beriman kepada Allah, dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang MUSLIM" (QS. Ali'Imran:52)

Sebenarnya, Islam sudah ada sejak Nabi Adam diciptakan. Allah hanya menurunkan dan meridhai Islam. Setiap Nabi itu "Ma'shum" alias dijaga dari melakukan maksiat, apalagi melakukan kekafiran, apalagi menganggap dirinya taghut (sesembahan selain Allah). Mulai dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad, mereka mengajarkan untuk menyembah dan berserah diri kepada Allah (Muslim).

Penuduh menyangka bahwa Islam ada sejak 7 Masehi. betapa minim nya pengetahuan penuduh akan Islam. Perlu penuduhmengetahui Islam itu sudah ada jauh sebelum zaman nabi Muhammad. Islam itu artinya berserah diri, jadi mulai Adam, Nuh, Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Dawud, Sulaiman, Zakaria, Yahya, Isa, Muhammad dan semua para nabi dan rasul itu hanya berserah diri kepada Allah.
Nabi Muhammad hanya sebagai Penerus ajaran Islam sebagai Mana Firman Allah.
Firman Allah swt: “Muhammad itu sekali-kalibukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Ahzab:40)
serta Hadis Nabi:
“Perumpamaan aku dengan nabi sebelumku,” sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi was salam, “Ialah seperti seorang lelaki yang membangun sebuah bangunan. Kemudian ia memperindah dan mempercantik bangunan tersebut, kecuali satu tempat batu bata di salah satu sudutnya. Ketika orang-orang mengitarinya, mereka kagum dan berkata, ‘Amboi, jika batu bata ini diletakkan?’.

Nabi Isa disalib bukan karena ia ingin menebus dosa warisan dari Adam, melainkan karena ia menyebarkan agama Islam yang hanif (lurus). Pemerintah Romawi tidak menyukai kehadiran Nabi Isa yang dianggap membahayakan imperium mereka. Mereka bermaksud membunuh Nabi Isa.
Salah seorang murid Nabi Isa yang bernama Yudas berkhianat. Dialah yang menunjukkan tempat persembunyian Nabi Isa. Tetapi Allah melindungi Nabi Isa, beliau diangkat kelangit. Sedang Yudas yang berkhianat diserupakan wajah dan penampilan seperti Nabi Isa, maka Yudaslah yang ditangkap dan disalib tentara Romawi. Ajaran penebusan dosa dalam ajaran Kristen, merupakan kelanjutan episode ajaran Pagan, yang diadopsi oleh st. Paulus, seorang Yahudi yang kebetulan paham dengan ajaran Pagan Yahudi, Yunani, dan Romawi.

Allah juga membantah tuduhan kaum kafir, yang menuduh Nabi Ibrahim beragama Yahudi ataupun Nasrani. Melainkan beliau adalah Muslim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar